DISKUSI ILMIAH

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Kita?

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Kita?

by 20110340024 Miftah Hasana Hanundian -
Number of replies: 4

Tentang bahaya rokok pada umumnya saya rasa sudah banyak yang tahu, apalagi bagi orang yang tiap hari menghisap rokok, soalnya kan dalam setiap bungkus rokok terdapat tulisan tentang bahaya rokok, seperti ini. MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANGKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN,

bahaya rokok terhadap kesehatan kita

bahaya rokok

Tapi anehnya meski pada bungkus atau kemasan rokok sudah tercantum tulisan tentang bahaya rokok yang sangat menakutkan, tetap saja banyak yang merokok.

Rokok mengandung lebih dari empat ribu zat-zat dan dua ribu diantaranya telah dinyatakan berdampak tidak baik bagi kesehatan kita, diantaranya adalah bahan radioaktif (polonium-201) dan bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone), pencuci lantai (ammonia), ubat gegat (naphthalene), racun serangga (DDT), racun anai-anai (arsenic), gas beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di “kamar gas maut” bagi pesalah yang menjalani hukuman mati, serta masih banyak lagi. Dan zat pada rokok yang paling berbahaya adalah Tar, Nikotin dan Karbon Monoksida. Tar mengandung kurang lebih empat puluh tiga bahan yang menjadi penyebab kanker atau yang disebut dengan karsinogen. Nikotin mempunyai zat dalam rokok yang dapat menyebabkan ketagihan, ini yang menyebabkan para pengguna rokok sulit sekali untuk berhenti merokok. Nikotin merupakan zat pada rokok yang beresiko menyebabkan penyakit jantung, 25 persen dari para pengidap penyakit jantung disebabkan oleh kegiatan merokok

bahaya rokok

bahaya rokok

Berikut ini adalah bahaya rokok terhadap kesehatan kita
rokok dapat menyebabkan Kanker pundi kencing,
Kanker perut,
Kanker usus dan rahim ,
Kanker mulut ,
Kanker Esofagus,
Kanker tekak,
Kanker pankrias,
Kanker payudara,
Kanker paru-paru,
Penyakit saluran pernafasan kronik
Strok,
pengkroposan tulang atau yang dikenal dengan osteoporosis
Penyakit jantung,
Kemandulan,
Putus haid awal,
Melahirkan bayi yang cacat
Keguguran bayi,
Bronkitis,
Batuk,
Penyakit ulser peptik,
Emfisima,
Otot lemah,
Penyakit gusi,
Kerusakan mata
Yang tersebut diatas adalah bahaya rokok bagi perokok aktif, apa itu perokok aktif ? perokok aktif adalah orang yang merokok secara langsung menghisapnya rokok, sedangkan perokok pasif adalah orang yang tidak secara langsung menghisap rokok, tetapi menghisap asap rokok yang dikeluarkan dari mulut orang yang sedang merokok.

bahaya rokok

struktur kandungan bahaya rokok

Di bawah ini merupakan bahaya asap rokok bagi perokok pasif.
Meningkatkan risiko kanker paru-paru dan penyakit jantung
Masalah pernafasan termasuk radang paru-paru dan bronkitis
Sakit atau pedih mata
Bersin dan batuk-batuk
Sakit kerongkong
Sakit kepala

zat Yang terkandung dalam asap rokok adalah :
2 kali lebih banyak nikotin
5 kali lebih banyak karbon monoksida
3 kali lebih banyak tar
50 kali lebih zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan

Bahaya asap rokok terhadap ibu hamil dan janin yang dikandungnya
Keguguran janin
Tumbesaran janin terencat – 30% lebih tinggi
Kematian janin dalam kandungan
Pendarahan dari uri (abruption placenta)
Berat badan berkurang – 20 hingga 30%

Bahaya asap rokok terhadap bayi
Masalah dan penyakit pernafasan
Mengganggu terhadap perkembangan kecerdasan
Jangkitan telinga
Leukeamia
Kanker otak 22%
Cepat lelah
Sindrom kematian secara mendadak

http://ridwanaz.com/kesehatan/ingin-tahu-lebih-detail-bahaya-rokok-bagi-kesehatan-kita/

In reply to 20110340024 Miftah Hasana Hanundian

Re: Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Kita?

by 20110340058 Rian Abdul Aziz -

benar banget, menurut  sumber http://ahyar wahyudi.wordpress.com/2009/02/22/bahaya-merokok-bagi-kesehatan/

merokok merupakan salah satu kegiatan rutin bagi mereka yang menggunakan . dan sudah menjadi kebiasaan baginya namun sebernanya 1 batang rokok itu mempunyai beberapa kandungan zat yang berbahaya seperti gambar dibawah ini



kurang lebih ada 13 zat berbahaya yang terkandung dalam 1 batang rokok .. nah coba anda fikirkan bagaimana efek dari 1 batang rokok yang dapat mengganggu kesehatan kita . belum lagi penyakit yang di timbulkan oleh asap rokok bagi tubuh kita seperti gambar di bawah ini





coba perhatikan gambar diatas berbagai macam penyakit yang ditimbulkan kebiasaan merokok mulai dari kepala sampai kaki semua akan terserang dari efek merokok .... dari sini kita harus berfikir apakah kita harus merokok atau tidak ...
kalau kita seorang perokok ingin berhenti merokok bisa dilihat dari faktor negatif akibat merokok dibawah ini

1. Impotensi

Merokok akan mengurangi aliran darah yang diperlukan untuk mencapai suatu keadaan ereksi. Karena hal tersebutlah rokok dapat mempengaruhi days ereksi penis.

2. Wajah keriput

Merokok dapat mengurangi aliran oksigen dan zat gizi yang diperlukan sel kulit Anda dengan jalan menyempitkan pembuluh darah di sekitar wajah. Sehingga akan menyebabkan keriput.

3. Gigi berbercak dan nafas bau.

Partikel dari rokok sigaret dapat memberi bercak kuning hingga cokelat pada gigi Anda, dan ini juga akan memerangkap bakteri penghasil bau di mulut Anda. Kelainan gusi dan gigi tanggal juga lebih sering terjadi pada perokok.

4. Anda dan di sekitar’ menjadi bau.

Rokok sigaret memiliki bau yang tidak menyenangkan dan menempel pada segala sesuatu, dari kulit dan rambut Anda sampai pakaian dan barang-barang di sekitar Anda. Dan bau ini sama sekali bukan hal yang membangkitkan selera pasangan maupun teman-teman.

5. Tulang rapuh

Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara merokok dengan osteoporosis pada pria dan wanita. Sebuah penelitian mengamati kasus patah tulang pinggul pada wanita lansia, dan menyimpulkan bahwa satu dari 8 kasus patah tulang itu disebabkan oleh kehilangan massa tulang yang disebabkan oleh merokok.

6. Depresi

Sebagian ilmuwan menganggap rokok mengandung zat yang mampu menyebabkan peningkatan mood. Zat inilah yang biasanya kandungannya berkurang saat seseorang menderita depresi. Itulah juga penyebabnya mengapa orang yang sedang stres atau depresi cenderung mencari ‘pelarian’ ke rokok.

7. Panutan yang buruk bagi anak.

Setiap hari, dliperkirakan 3000 anak di AS yang menjadi ketagihan merokok sigaret. Bila mereka terus merokok, 1000 diantaranya bisa dipastikan akan meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok.

8. Kebakaran

jika Anda ceroboh, saat merokok clan membuang puntung rokok yang masih menyala ke sembarang tempat dapat menyebabkan kebakaran.

9. Sirkulasi darah yang buruk

Sel darah merah telah dirancang dari sananya untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Pada perokok, molekul oksigen digantikan oleh komponen dari asap rokok, sehingga menghambat transportasi oksigen yang penting bagi kehidupan sel.

10. Terkesan bodoh

Jika perokok membela ketergantungannya, ada satu kebenaran yang tak mampu mereka pungkiri: Seperti kata slogan, rokok itu pembunuh. jadi, bila masih ada yang meneruskan kebiasaan itu, tentunya akan terlihat bodoh kan.

 

10 faktor negatif di atas mungkin bisa jadi pertimbangan untuk alasan kita untuk berhenti merokok .

 

baca artikel terkait tips dan strategi jitu berhenti merokok

 

" sayangi hidupmu dengan berhenti merokok"

 

sumber: http://ahyarwahyudi.wordpress.com/2009/02/22/bahaya-merokok-bagi-kesehatan/

In reply to 20110340024 Miftah Hasana Hanundian

Re: Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Kita?

by 20110340105 Ardiana Kristy Helania -

mengapa bahaya perokok pasif cenderung lebih besar daripada perokok aktif mbak mita ?

In reply to 20110340105 Ardiana Kristy Helania

Re: Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Kita?

by 20110340024 Miftah Hasana Hanundian -
Perokok Pasif Mempunyai Risiko Lebih Besar Dibandingkan
Perokok Aktif
31 May 2004
http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=474.htm

Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia beracun dan bahan-bahan yang dapat menimbulkan
kanker (karsinogen). Bahkan bahan berbahaya dan racun dalam rokok tidak hanya
mengakibatkan gangguan kesehatan pada orang yang merokok, namun juga kepada orang-orang
di sekitarnya yang tidak merokok yang sebagian besar adalah bayi, anak-anak dan ibu-ibu yang
terpaksa menjadi perokok pasif oleh karena ayah atau suami mereka merokok di rumah. Padahal
perokok pasif mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru dan penyakit
jantung ishkemia. Sedangkan pada janin, bayi dan anak-anak mempunyai risiko yang lebih besar
untuk menderita kejadian berat badan lahir rendah, bronchitis dan pneumonia, infeksi rongga
telinga dan asthma.
Demikian penegasan Menkes Dr. Achmad Sujudi pada puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau
Sedunia dengan tema "Kemiskinan dan Merokok Sebuah Lingkaran Setan" sekaligus
meluncurkan buku Fakta Tembakau Indonesia Data Emperis Untuk Strategi Nasional
Penanggulangan Masalah Tembakau tanggal 31 Mei 2004 di Kantor Depkes Jakarta.

Mengingat besarnya masalah rokok, Menkes mengajak seluruh masyarakat bersama pemerintah
untuk menjalankan cara-cara penanggulangan rokok secara sistematis dan terus menerus yaitu
meningkatkan penyuluhan dan pemberian informasi kepada masyarakat, memperluas dan
mengefektifkan kawasan bebas rokok, secara bertahap mengurangi iklan dan promosi rokok,
mengefektifkan fungsi label, menggunakan mekanisme harga dan cukai untuk menurunkan
demand merokok dan memperbaiki hukum dan perundang-undangan tentang penanggulangan
masalah rokok.

Menurut Menkes, kemiskinan dan merokok terutama bagi penduduk miskin merupakan dua hal
yang saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain. Seseorang yang membakar rokok
tiap hari berarti telah kehilangan kesempatan untuk membelikan susu atau makanan lain yang
bergizi bagi anak dan keluarganya. Akibat dari itu anaknya tidak dapat tumbuh dengan baik dan
kecerdasanya juga tidak cukup berkembang, sehingga kapasitasnya untuk hidup lebih baik di
usia dewasa menjadi sangat terbatas. Selain itu, kemungkinan besar sang ayah juga meninggal
oleh karena penyakit yang berhubungan dengan kebiasaan merokok. Demikian seterusnya,
sehingga merokok dan kemiskinan merupakan sebuah lingkaran setan

Menkes menambahkan, kebiasaan merokok di Indonesia cenderung meningkat. Berdasarkan data
Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) penduduk Indonesia usia dewasa yang mempunyai
kebiasaan merokok sebanyak 31,6%. Dengan besarnya jumlah dan tingginya presentase
penduduk yang mempunyai kebiasaan merokok, Indonesia merupakan konsumen rokok tertinggi
kelima di dunia dengan jumlah rokok yang dikonsumsi (dibakar) pada tahun 2002 sebanyak 182 milyar batang rokok setiap tahunnya setelah Republik Rakyat China (1.697.291milyar), Amerika Serikat (463,504 milyar), Rusia (375.000 milyar) dan Jepang (299.085 milyar).

Menurut Menkes, diantara penduduk laki-laki dewasa, persentase yang mempunyai kebiasaan
merokok jumlahnya melebihi 60%. Walaupun peningkatan prevalensi merokok ini merupakan
fenomena umum di negara berkembang, namun prevalensi merokok di kalangan laki-laki dewasa
di Indonesia termasuk yang sangat tinggi.

Sedangkan di negara maju yang terjadi justru sebaliknya, persentase perokok terus menerus
cenderung menurun dan saat ini kira-kira hanya 30% laki-laki dewasa di negara maju yang
mempunyai kebiasaan merokok. Hal ini disebabkan tingkat kesadaran masyarakat di negara maju
akan bahaya merokok sudah tinggi. Masyarakat sudah sadar merokok merupakan faktor risiko
penyebab kematian, faktor risiko berbagai penyakit dan disabilitas.

Kepala Perwakilan WHO untuk Indonesia dalam sambutan tertulis yang dibacakan Dr. Frits
Reijsenbach de Haan menyatakan, masyarakat miskin adalah kelompok masyarakat yang paling
menjadi korban dari industri tembakau karena menggunakan penghasilannya untuk membeli
sesuatu (rokok) yang justru membahayakan kesehatan mereka.

Dalam laporan yang baru saja dikeluarkan WHO berjudul "Tobacco and Poverty : A Vicious
Cycle atau Tembakau dan Kemiskinan : Sebuah Lingkaran Setan" dalam rangka peringatan Hari
Tanpa Tembakau Sedunia tanggal 31 Mei 2004, membuktikan bahwa perokok yang paling
banyak adalah kelompok masyarakat miskin. Bahkan di negara-negara maju sekalipun, jumlah
perokok terbanyak berasal dari kelompok masyarakat bawah. Mereka pula yang memiliki beban
ekonomi dan kesehatan yang terberat akibat kecanduan rokok. Dari sekitar 1,3 milyar perokok di
seluruh dunia, 84% diantaranya di negara-negara berkembang.

Hasil penelitian itu juga menemukan bahwa jumlah perokok terbanyak di Madras India justru
berasal dari kelompok masyarakat buta huruf. Kemudian riset lain membuktikan bahwa
kelompok masyarakat termiskin di Bangladesh menghabiskan hampir 10 kali lipat
penghasilannya untuk tembakau dibandingkan untuk kebutuhan pendidikan. Lalu penelitian di 3
provinsi Vietnam menemukan, perokok menghabiskan 3,6 kali lebih banyak untuk tembakau
dibandingkan untuk pendidikan, 2,5 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan dengan
pakaian dan 1,9 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan untuk biaya kesehatan.

Menurut WHO, merokok akan menciptakan beban ganda, karena merokok akan menganggu
kesehatan sehingga lebih banyak biaya harus dikeluarkan untuk mengobati penyakitnya.
Disamping itu meropok juga menghabiskan uang yang seharusnya digunakan untuk membeli
makanan yang bergizi.

Untuk mengurangi/menghilangkan kemiskinan, pemerintah perlu segera mengatasi masalah
konsumsi tembakau. Karena itu Kepala Perwakilan WHO untuk Indonesia mendorong
pemerintah Indonesia untuk lebih serius lagi mempertimbangkan untuk menandatangani global
Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) akhir masa penandatangan akhir Juni 2004.
Dengan demikian Indonesia dapat menjadi pemimpin regional dalam gerakan pengawasan
tembakau.

Selain meluncurkan buku, Menkes menyerahkan penghargaan "Manggala Karya Bakti HusadaArutala" kepada Pondok Pesantren Langitan karena jasanya dalam menciptakan Kawasan TanpaRokok serta penyerahan hadiah kepada 4 pemenang Quit and Win (Lomba Berhenti Merokok)yang diselenggarakan Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3)

 

http://www.scribd.com/doc/37403409/Perokok-Pasif-Mempunyai-Risiko-Lebih-Besar-Dibandingkan-Perokok-Aktif

In reply to 20110340024 Miftah Hasana Hanundian

Re: Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Kita?

by 20110340006 Eka Yunitasari -

saya cuma ingin menambahkan saja bahwa menurut sumber dari:

Corwin.Elizabeth j.2009.Buku Saku Patofisiologi.Jakarta:EGC

Efek Merokok Terhadap Sistem Pertahanan Respirasi

Merokok diketahui mengganggu efektivitas sebagian mekanisme  pernapasan respirasi.produk asap rokok diketahui merangsang produksi mukus dan menurunkan pergerakan silia.Dengan demikian terjadi ukumulasi mukus yang kental dan terperangkapnya partikel atau mikroorganisme di jalan napas, yang dapat menurunkan pergerakan udara dan meningkatkan resiko pertumbuhan mikroorganisme. Batuk-batuk yang terjadi pada para perokok adalah usaha untuk mengeluarkan mukus kental yang sulit didorong keluar dari saluran  napas. Infeksi saluran napas bawah lebih sering terjadi perokok dan mereka yang perokok pasif,terutama bayi dan anak.