DISKUSI ILMIAH

Penyebab HIV AIDS

Penyebab HIV AIDS

by 20110340050 Imam Luthfi Nugroho -
Number of replies: 1

Penyebab HIV AIDS

by yusri on May 5, 2011

penyebab hiv aids - jarum suntik yg terinfeksi Penyebab HIV AIDS sendiri terus berkembang hingga sampai saat ini mulai dari pengobatan hingga bagaimana memusnahkan virus HIV ini oleh para ahli.

MITOS : Para ilmuwan yakin virus serupa dengan HIV pertama terjadi di beberapa populasi simpanse dan monyet di Afrika, entah benar atau tidak. Kontak dengan darah monyet yang terinfeksi selama menyembelih atau memasak mungkin telah membiarkan virus untuk berpindah ke manusia dan menjadi HIV.

<p>Your browser does not support iframes.</p>

Penyebab HIV AIDS : Bagaimana HIV menjadi AIDS?

HIV menghancurkan sel CD4 yaitu jenis tertentu dari sel darah putih yang memainkan peran besar dalam membantu tubuh melawan penyakit. Ketika sistem kekebalan tubuh melemah sel CD4 akan di non-aktifkan. Infeksi HIV akhirnya jika dibiarkan berkemabang didalam tubuh selama bertahun-tahun berkembang menjadi AIDS.

Diagnosa penderita penyakit AIDS

Untuk dapat didiagnosis dengan AIDS, seseorang harus memiliki jumlah CD4 di bawah 200 atau mengalami komplikasi AIDS, seperti:

  • Pneumocystis pneumonia jiroveci
  • Cytomegalovirus
  • Tuberkulosis
  • Toksoplasmosis
  • Kriptosporidiosis

komplikasi di atas sering juga di sebut sebagai gejala hiv aids.

Penularan penyebab HIV AIDS

Berbagai penyebab HIV AIDS dapat ditularkan mealalui darah yang terinfeksi, air mani atau cairan vagina yang memasuki tubuh. Seseorang tidak dapat terinfeksi melalui kontak biasa seperti memeluk, mencium, menari atau berjabat tangan dengan seseorang yang menderita HIV atau AIDS. HIV tidak dapat ditularkan melalui air, udara atau melalui gigitan serangga. Secara umum penyebab HIV AIDS tertular melalui :

  • Selama seks. Anda dapat menjadi terinfeksi jika Anda melakukan hubungan seks vaginal, anal atau oral dengan pasangan yang terinfeksi yang darah, air mani atau cairan vagina memasuki tubuh Anda. Virus ini dapat memasuki tubuh melalui mulut atau air mata luka kecil yang kadang-kadang berkembang di dubur atau vagina selama aktivitas seksual.
  • Transfusi darah. Dalam beberapa kasus, virus dapat ditularkan melalui transfusi darah.
  • Berbagi jarum. virus HIV dapat ditularkan melalui jarum suntik terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi. Berbagi kepemilikan obat intravena menempatkan Anda pada risiko tinggi HIV dan penyakit menular lainnya seperti hepatitis.
  • Dari ibu ke anak. ibu yang terinfeksi dapat menginfeksi bayi selama kehamilan atau persalinan, atau melalui menyusui. Tetapi jika perempuan menerima pengobatan untuk infeksi virus HIV selama kehamilan, risiko untuk bayi mereka secara signifikan berkurang.
In reply to 20110340050 Imam Luthfi Nugroho

Re: Gejala dan Komplikasi

by 20110340038 Kharisma Halim Maulana -
Gejala dan komplikasi Gejala-gejala utama AIDS.Berbagai gejala AIDS umumnya tidak akan terjadi pada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Kebanyakan kondisi tersebut akibat infeksi oleh bakteri, virus, fungi dan parasit, yang biasanya dikendalikan oleh unsur-unsur sistem kekebalan tubuh yang dirusak HIV. Infeksi oportunistik umum didapati pada penderita AIDS.[7] HIV memengaruhi hampir semua organ tubuh. Penderita AIDS juga berisiko lebih besar menderita kanker seperti sarkoma Kaposi, kanker leher rahim, dan kanker sistem kekebalan yang disebut limfoma. Biasanya penderita AIDS memiliki gejala infeksi sistemik; seperti demam, berkeringat (terutama pada malam hari), pembengkakan kelenjar, kedinginan, merasa lemah, serta penurunan berat badan.[8][9] Infeksi oportunistik tertentu yang diderita pasien AIDS, juga tergantung pada tingkat kekerapan terjadinya infeksi tersebut di wilayah geografis tempat hidup pasien. Referensi1.^ Marx, J. L. (1982). "New disease baffles medical community". Science 217 (4560): 618–621. PubMed. 2.^ Divisions of HIV/AIDS Prevention (2003). "HIV and Its Transmission". Centers for Disease Control & Prevention. http://www.cdc.gov/HIV/pubs/facts/transmission.htm. Diakses pada 23 Mei 2006. 3.^ San Francisco AIDS Foundation (2006-04-14). "How HIV is spread". http://www.sfaf.org/aids101/transmission.html. Diakses pada 23 Mei 2006. 4.^ Gao, F., Bailes, E., Robertson, D. L., Chen, Y., Rodenburg, C. M., Michael, S. F., Cummins, L. B., Arthur, L. O., Peeters, M., Shaw, G. M., Sharp, P. M. and Hahn, B. H. (1999). "Origin of HIV-1 in the Chimpanzee Pan troglodytes troglodytes". Nature 397 (6718): 436–441. PubMed DOI:10.1038/17130.